Selasa, 05 November 2013

Cinta yang terjalin indah dengan keindahan ikatannya,tercipta dari sebuah ketulusan saling memberi dan saling menerima.Memberikan untaian kasih kepada seseorang memang mudah,namun apakah untaian rasa yang kita berikan itu dapat diterima dengan ikhlas olehnya ? Dan sebaliknya ,jika ada seseorang memberikan kasih tulusnya kepada kita,apakah kita bisa menerima uluran cinta tersebut ? Memberikan sebuah cinta kepada seseorang,belum tentu orang tersebut dapat menerima apa yang kita berikan,Begitu pula kita belum tentu dapat menerima cinta yang diberikan oleh seseorang pada diri kit.Cinta memang sebuah anugrah,namun jalinan cinta dapat terenda karena ada keikhlasan saling memberi dan menerima cinta tersebut,Apabila dari salah satu tak bisa menerima uluran tersebut,maka jalinan cinta tak akan tercipta,Cinta bukan sebuah paksaan dan rekaysa,cinta datang dari nurani yang tulus.Ketika cinta terukir dalam paduannya,cinta itu bersemi dan terasa indah,namun apabila cinta tak berlabuh pada tambatannya,maka cinta menjadi bertepuk sebelah tangan.Saat cinta berombak sebelah,sering cinta dipersahkankan sebagai pesakitan,sakit hati,kecewa,prustasi dan putus asapun terjadi.Cinta yang telah berpadupun terkadang mengalami dilema,karena ego dan prinsip tak mau mengalah,cintapun menjadi kandas di karang keakuan,Terbinanya dan terpeliharanya sebuah jalinan cinta,apabila cinta dalam saling mengerti ,saling percaya,saling memberi dan menerima,metoleransi segala kekurangan kekurangan dan kelebihahan kelebihan orang yang dicinta.Mengidentifaksi sifat orang yang dicinta dalam sifat diri,menghargai prinsip masing masing,mengenal kesukaan dan apa saja yang tak disukai oleh orang yang dicinta.Mendapatkan cinta lebih mudah dari memelihara cinta agar langgeng dan indah.( MASPANJI KERTHAJAGAT PUTRENGGUMI,photo lhyqien ).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar